folodash.

Monday, October 19, 2015

parents approval,always mattered.

"It had been a long time since he'd really connected with his dad. He was thirty-six year old. He kept telling himself his father's approval shouldn't mean much anymore, but that was a load of bunk. A parent's approval always mattered, regardless of age-"

Lisa Gardner, The Other Daughter (page 313)

Parent's approval,always matterred. 

Tuesday, October 13, 2015

go.

For you who have ripped heart,
Don't you rip others,
For who they might be,
Just go.

Leave.


Friday, September 18, 2015

cause you can.


it's okay to not be okay,
it's okay to be sad,
it's okay to be frustrated,
it's okay to fall down,

it's okay to be defeated,

but then,
stand up!
be strong!
win against your-past-seconds-self!

cause you can.

perati jari.

kau luruskan jari,
kau renung tiap satunya,
bersegi-segi permukaan kulit jari,
dengan corak tak ketahuan yang kucing opah hadiahkan,
kaler yang kejap kuning langsat, kejap coklat milo, kejap pucat kemerah jambuan,
kuku yang elok terletak di hujung jari,
ada yang bentuknya panjang, ada yang lebar, 
ada yang pendek kecik bersegi-segi sebab salah trim semalam,

ibu jari yang sedikit kuat, yang senang kau nak picit-picit bila mengurut,

jari telunjuk yang masih berfungsi menunjuk-nunjuk habuan mana kau nak bedal di pasar malam,

jari tengah yang support menyaport jirannya (acee try angkat jari telunjuk, tak pun jari manis tanpa angkat jari tengah, cemtuuu, heh.)

jari manis yang mak mentua pegang lembut waktu nak sarungkan cincin nanti, (eeeee heh.)

jari kelingking yang kecilnya mampu membantu mengimbangkan gelas minuman waktu kau minum, heh

tiada yang tak berguna.
tiada.
semuanya bersebab.
semuanya Allah bagi elok dah
cukup dah.

abaikan ketakgunaan sekeliling kejap,
perati diri sendiri,
tak terkira banyaknya kasih sayang Allah,
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
ada lagi sebab untuk bersedih hilang semangat diri?
tak da.
sedih lagi?
pi kira balik nikmat yang Allah bagi.

untuk diri yang entah apa-apa,
untuk hati yang entah berapa banyak tompok kotorannya,
Allah masih sayang,

Allahu Rahman..
Allahu Rahim

Astaghfirullah,

Allahuakbar,

Subhanallah,

Alhamdulillah.

Tuesday, September 8, 2015

drama lagi. heh.

sampai sekarang tertanya,
tentang diri yang masih tak puas hati,
sebab sendiri salah paham?
sebab harapan semasa bermain?

and we drifting apart,
is this the answer for my childish question?
if so, thanks.

there's a fine line between that word,
and you always win.
k. fine.

p.s/ that one deadly question, what will you do? ask or leave it?

p.s.s/ drama.dah.habis.ke.

Monday, September 7, 2015

#tired #onceAgain

"i'm done."

"yeah right... "

"why don't you believe me?"

"you yourself doesn't believe in yourself."

"i am."

"nope. those words means nothing. done for a second and you gonna repeat your mistakes. again and again."

"but, i am. this is it. no more attachment."

"prove it"

"... i'll try.."

"hah, yeahh right..."

"i will!"